Subulussalam. Aceh News - Pembangunan yang dicanangkan Walikota Subulussalam
Merah Sakti, SH untuk mensejahterakan masyarakat tidak sepenuhnya dapat
dukungan dari Kepala Dinas yang diangkat.
Pasalnya banyak pembangunan
dibuat Dinas tertentu hanya membuang-buang duit sama sekali tidak bermanfaat
bagi masyarakat Kota Subulussalam.
Seperti halnya pembangunan kolam
untuk pembibitan ikan bersumber dana APBK ratusan juta rupiah berlokasi di
Sikalondang Kecamatan Simpang Kiri dan Singgersing Kecamatan Sultan Daulat,
Pembibitan ikan tersebut sama sekali tidak berfungsi, demikian juga pabrik
tepung tapioka yang dibangun Dinas Disperindagkop UKM berlokasi di Kampung Suka
Makmur Kecamatan Simpang Kiri diresmikan Walikota pada bulan Januari 2010 lalu
setelah peresmian pabrik beroperasi hanya dua bulan lalu rusak dan diperbaiki
pada bulan Juni 2011 dengan biaya Rp.35.000.000,-
Tapi walaupun sudah
diperbaiki Pabrik Tapioka yang ditunggu-tunggu masyarakat khususnya petani
penanam ubi kayu sampai saat ini, Sabtu (14/01/2012) pabrik tersebut tidak
beroperasi, sehingga masyarakat Kota Subulussalam menuding Dinas yang terkait
hanya mencari keuntungan pribadi dengna berdalih mengatasnamakan masyarakat
mendirikan pabrik tidak sesuai biaya dengan mutu mesin dipakai.
Untuk itu masyarakat Kota
Subulussalam mengharapkan kepada Walikota agar menelusuri Pembangunan yang
dibuat oleh Dinas-dinas kalau tidak bermanfaat agar ditindak sesuai hukum
berlaku agar Kota Subulussalam kedepan bisa lebih maju dan bebas KKN. (RB).


