KUTACANE, Aceh News - Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara mencanangkan program
bebas biaya sewa atau gratis untuk lapak di pusat pasar tradisional Mega Los di
Desa Kutacane, Kecamatan Babussalam. Pembkab juga menggratiskan layanan
antar-jemput mobil ambulans yang membawa pasien atau meninggal dunia, baik di
dalam maupun luar daerah
Bupati Agara, Ir H Hasanuddin B, MM
mengungkapkan hal tersebut saat meninjau proyek pembangunan pasar Mega Los,
Jumat (10/02/2012). Kedatangan orang nomor satu di Agara itu disambut puluhan
pedagang sayur-sayuran dan sembako yang berjualan di pasar tersebut.
Hasanuddin dalam paparannya
mengatakan pembangunan pasar akan segera rampung dalam waktu dekat ini dan
dapat digunakan oleh ratusan pedagang untuk berjualan secara tertib dan
teratur. “Pusat pasar ini akan menjadi pusat perbelanjaan tradisional
terlengkap di Agara yang juga menampung hasil pertanian,” jelasnya.
Pusat pasar ini, sebutnya, akan
menjadi pusat transaksi perdagangan, khususnya dengan para pedagang di
seputaran Aceh Tenggara yang berjualan di pasar-pasar tradisional kecil.
Hasanuddin berharap, para pedagang harus tetap menjaga kebersihan pasar,
sebagai upaya memberikan pelayanan terbaik kepada para konsumen.
Seperti diketahui, sebagian pasar
tradisional dipenuhi sampah yang berserakan dan kotor. Tetapi, para pedagang di
Kutacane ini diharapkan mampu menjaga kebersihan lingkungan pasar melalui
kesadaran masing-masing pedagang.
Prihal uang kebersihan, keamanan
dan listrik yang dikutip dari para pedagang oleh pengelola pasar, Hasanuddin
menyatakan besarannya tidak boleh membebani pedagang. Seusai berdialog dengan
pedagang, Hasanuddin meninjau Pasar Pajak Pagi di Kecamatan Lawe Bulan, juga
disambut puluhan pedagang dan warga yang kebetulan berbelanja.
Selain itu, Bupati Hasanuddin telah
menyerahkan bantuan satu unit mobil ambulans jenis minibus Mitsubishi L-300
yang dikelola LSM Berhasil. Ambulans ini difungsikan untuk membawa pasien sakit
ke rumah sakit di Kutacane atau rujukan ke luar daerah atau juga membawa orang
meninggal dunia dari rumah sakit atau rumah ke tempat lain, baik di dalam
maupun luar daerah secara gratis.
Menanggapi hal ini Julpan Bahri,SH
sekretaris Lembaga Pemberantas Korupsi (LPK) Agara saat di hubungi via
ponselnya mengatakan,mudah-mudahan apa yang diprogramkan oleh Bapak Bupati berjalan
dengan lancar,menggeratiskan mega Los,tidak memungut biaya Ambulance itu yang
diharapkan masyarakat Agara,namun jangan nanti setelah terjadi serah terimanya
malah dipungut biaya untuk menempati Mega Los tersebut dengan dalih PAD,karena
selama ini bantuan baik Bantuan dari pusat maupun dari Daerah,tidak terlepas
dari pungutan dalih PAD.sindir Julpan Bahri,SH mengakhiri pembicaraan .(Hajirin
desky)


