Headlines News :
Home » » Moment Maulid Moment Jaga Perdaimaan Aceh

Moment Maulid Moment Jaga Perdaimaan Aceh

Written By ichsan on Rabu, 08 Februari 2012 | 01.32


BANDA ACEH, Aceh News - Ali mochtar ngabalin datang sebagai penceramah di Maulid Nabi Muhammad yang digelar dihalaman kantor Golkar Aceh. Tokoh Papua dan politisi Golkar Ali Mochtar Ngabalin meminta, semua elit politik dan masyarakat menjaga perdamaian yang telah dicapai dengan susah payah

"Warna boleh beda, tapi jika bicara soal perdamaian dan masa depan Aceh tidak boleh berbeda. Karena memperoleh damai Aceh ini mengorbankan ribuan tetesan darah," ujar Ngabalin di hadapan Gubernur Irwandi dan sejumlah elit politik Aceh yang hadir di kantor Golkar, Senin (06/02/2012).

Ngabalin menambahkan, saat perjanjian damai diteken di Helsinki, itu adalah tidak awal menjaga perdamaian Aceh. Ia pun mengutip pernyataan almarhum Hasan Tiro saat kembali ke Aceh setelah 30 tahun menetap di luar negeri. "Di dalam perang kita harus berkorban baik jiwa dan raga, tapi di dalam perdamaian ini kita harus lebih banyak berkorban. Dan, jika perang itu mahal, maka memeliharanya jauh lebih sangat  mahal," ujar Ngabalin."mari peliharalah perdamaian ini untuk masa depan dan kesejahteraan anak cucu kita nantinya

Ia pun bercerita  suatu ketika nabi Muhammad mencium tangan seorang buruh pemecah batu dan pengangkat pasir untuk menafkahi keluarganya. "Nabi mau mencium tangan orang seperti itu, tidak seperti kita saat ini yang hanya mencium tangan yang mulus dan yang punya fulus" katanya. "Untuk apa kita Serambi Mekkah kalau akal kita tidak seperti akhlak nabi. Serambi Mekkah itu tidak ada dua di Indonesia ini Cuma satu yaitu aceh " ujarnya.

Ali juga mengatakan, Aceh harus dipersiapkan lebih baik untuk masa depan."Gunakan kebijakan politik untuk mengurus Aceh dan anak Aceh dengan baik, karena Aceh sudah menderita sangat lama dan itu jangan sampai terulang kembali ujarnya.

Ketua Golkar Aceh Sulaiman Abda mengatakan pihaknya sengaja mengundang Ali Moechtar Ngabalin karena peringatan maulid Nabi Muhammad tahun ini berdekatan dengan pesta demokrasi. "Itulah sebabnya kami sengaja mendatangkan Teungku Chik Ali Mochtar Ngabalin dari papua, guna menyampaikan siraman rohani dan pencerahan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah," jelasnya. (van)

Share this article :
 
Support : Redaksi | Iklan | Copyright © 2011. Aceh News - All Rights Reserved
Modify by Arifa