KUTACANE,
Aceh News - Aneh bin Ajaib sikap menghindar yang
diperlihatkan mantan Kepala Puskesmas (Kapus) Lawe Sigala-gala, Kabupaten Aceh
Tenggara (Agara) berinisial dr.ES ini lah menjadi tanda tanya besar bagi staf,
perawat dan bidan serta sejumlah LSM yang ada di Agara,
“Kalau ditanya soal dana jasa pelayanan Jaminan
Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas), mantan Kepala Puskesmas Lawe Sigala-gala itu
kerap menghindar. Tak jarang pula dia langsung marah-marah kepada bawahannya,”
kata salah seorang sumber yang bertugas di Puskesmas pada Aceh News.
Tak hanya itu, Dr.ES (nama singkatan red) yang kini bertugas di Puskesmas
Kuning Sigur-gur sering berdalih, ketika ditanya tentang dana pelayanan
Jamkesmas yang seharusnya diterima staf, perawat dan bidan. Dari gelagat yang
ditampilkan dr.ES, sejumlah petugas Puskesmas mengindikasikan bahwa dana jasa
pelayanan Jamkesmas telah ditelannya.
Padahal, dana yang bersumber dari pemerintah pada
tahun anggaran 2011 tersebut hampir rampung dibayarkan ke seluruh Puskesmas se-Indonesia.
Sementara Sabirin Ketua Divisi Garuda Aceh Lembaga
Mitra Pembagunan Bona Pasogit ( LMPBP-RI ) mengatakan bahwa menurt hasil
penelusuran yang dilakukan oleh Timnya , dana Jamkesmas telah dibayarkan
hampir 100 persen. Yang belum dibayarkan pemerintah hanya bulan Desember
201,dalam hal ini Sabirin meminta kepada Aparat kepolisian agar mantan Kepala
Puskesmas Lawe Sigalaga dapat dip roses kalau buktinya sudah akurat ,biar bisa
jadi contoh bagi kepala kepala puskesmas yang lain yang doyan menelan uang JKA
dan Jamkesmas Pungkas Sabirin
Saat di konfirmasi Bendaharawan Dinke Nurlingga
mengenai hal ini mengatakan Hanya bulan Desember 2011 saja yang belum
dibayar pemerintah,” jelas Bendahara Dinkes Agara, Nur Lingga ini,
Lebih lanjut. Nur Lingga mengatakan, sisa dana
Jamkesmas untuk bulan Oktober dan Nopember 2011 telah dibayarkan ke seluruh
Puskesmas per tanggal termin terakhir yakni 27 Desember 2011.
Di tempat terpisah,
Bendahara Jamkesmas Puskesmas Lawe Sigala-gala, Rista mengatakan, dana tersebut
rencananya bakal dibayarkan berbarengan dengan pembayaran JKA.
“Dengan rincian hanya untuk Jamkesmas bulan Oktober
2011,” katanya.
Perintah pembayaran ini sesuai dengan petunjuk dr.ES
Mantan Kapuskes Lawe Sigala-gala. “Tapi kalau tunggakan Nopember 2011, saya
tidak tahu sama sekali,”pungkasnya.(Jirin Desky)


