Headlines News :
Home » , , » Warga Kembali Resah, Delapan Kecamatan Diaceh Utara dilanda Banjir

Warga Kembali Resah, Delapan Kecamatan Diaceh Utara dilanda Banjir

Written By ichsan on Selasa, 17 Januari 2012 | 22.48


ACEH UTARA, Aceh News - Hujan yang sangat deras di sepanjang kamis malam, (12/01/2012) mengakibatkan, delapan kecamatan di Aceh utara kembali digenangi air. Air yang mengaliri dipemukiman warga rata-rata diantara tiap kecamatan diperkirakan kurang lebih 50-80cm.


Liputan acehnews dilokasi, banjir diakibatkan meluapnya empat sungai diareal kecamatan itu yang diantaranya meliputi sungai kreung keurueto, krueng pirak, krueng pase, dan krueng peutoe, yang
semakin meluap apalagi curah hujan yang terus mengaliri air sungai.

Delapan kecamatan yang dimaksud, antaranya kecamatan Cot girek, Paya bakong, Pirak timur, Matang kuli, Tanah luas, juga termasuk kecamatan syamtalira aron serta baktiya barat, meskipun begitu, namun banjir kali ini  tidak ada korban bahkan yang tidak ada memindahkan tempat.

Dikota lhoksuskon, air yang mengaliri dareah pemukian pusat kota lhoksukon juga mencapai ketinggian antara 50 -70cm, disebabkan curahnya hujan pada kamis malam itu, “Air yang mengalir ke tempat kami sejak tadi mala/red, hingga kini air mesih belum mengaliri, saya takut kalau hujan terus mungkin air bertambah tinggi, sementara kami sangat mendesak pemerintah setempat untk segera menanggulangi masalah ini” Ujar udin,


Seorang warga yang berprofesi sebagai penjual sayuran di pasar impres, kota
lhoksukon. Menurutnya, hujan pada  jam 01.00wib jum’at dini hari air terus meluap mengaliri ke daerah itu,  seperti diareal
pasar impres dan sekitar kantor camat serta air juga menggenangi beberapa
sekolah yang ada dikecamtan itu. Kemungkinan air yang meluap ini disebabkan
sungai yang di lhoksukon sedang mengalami kerusakan hingga tersumbat. 


Menurut camat lhoksukon Naikalias Sadakat, pada Aceh News Jum’at (13/01/2012) diruang kerjanya menjelaskan, Banjir kali ini sama seperti yang telah terjadi diawal tahun sebelumnya,  bahkan tiap tahun ada banjir ketika curah hujan yang tidak henti. “Sebenarnya memang sangat memprihatinkan, Cuma dalam perkara ini kita sudah menyurati  atau memberi laporan kepada pemerintah kabupaten Aceh Utara untuk segera di realisasikan,  Cuma kita lihat saja nanti dalam tahun 2012 ini8 apakah ada dana yang kita usulkan ini dari APBD 2012.” Ucap Camat.


Banjir yang parah ini telah melanda kecamatan lhoksukon berungkali disetiap tahun, meskipun demikian, warga sangat mendesak pemda Aceh Utara guna secepatnya ditangani. Sementara hasil survei Tim SAR  banjir kali ini belum
berdampak negatif bagi warga, akan tetapi kegelisahan warga bukan sekedar
harapan namun mereka terus mendesak sebelum bencana ini merenggut korban. (Jamal)
Share this article :
 
Support : Redaksi | Iklan | Copyright © 2011. Aceh News - All Rights Reserved
Modify by Arifa