ACEH UTARA, Aceh News - Hujan yang sangat deras di sepanjang kamis malam, (12/01/2012) mengakibatkan, delapan kecamatan di Aceh utara kembali digenangi air. Air
yang mengaliri dipemukiman warga rata-rata diantara tiap kecamatan diperkirakan
kurang lebih 50-80cm.
Liputan acehnews
dilokasi, banjir diakibatkan meluapnya empat sungai diareal kecamatan itu yang
diantaranya meliputi sungai kreung keurueto, krueng pirak, krueng pase,
dan krueng peutoe, yang
semakin meluap apalagi curah hujan yang terus
mengaliri air sungai.
Delapan kecamatan yang dimaksud, antaranya
kecamatan Cot girek, Paya bakong, Pirak
timur, Matang kuli, Tanah luas, juga termasuk kecamatan syamtalira aron serta
baktiya barat, meskipun begitu, namun banjir kali ini tidak ada korban
bahkan yang tidak ada memindahkan tempat.
Dikota lhoksuskon, air yang mengaliri
dareah pemukian pusat kota lhoksukon juga mencapai ketinggian antara 50
-70cm, disebabkan curahnya hujan pada kamis malam itu, “Air yang mengalir ke tempat
kami sejak tadi mala/red, hingga kini air mesih belum mengaliri, saya takut
kalau hujan terus mungkin air bertambah tinggi, sementara kami sangat mendesak
pemerintah setempat untk segera menanggulangi masalah ini” Ujar udin,
Seorang warga yang
berprofesi sebagai penjual sayuran di pasar impres, kota
lhoksukon. Menurutnya,
hujan pada jam 01.00wib jum’at dini hari air terus meluap mengaliri
ke daerah itu, seperti diareal
pasar impres dan sekitar kantor camat serta air
juga menggenangi beberapa
sekolah yang ada dikecamtan itu. Kemungkinan air
yang meluap ini disebabkan
sungai yang di lhoksukon sedang mengalami
kerusakan hingga tersumbat.
Menurut camat lhoksukon Naikalias Sadakat, pada Aceh News Jum’at (13/01/2012)
diruang kerjanya menjelaskan,
Banjir kali ini sama seperti yang telah terjadi diawal tahun
sebelumnya, bahkan tiap tahun ada banjir ketika curah hujan
yang tidak henti. “Sebenarnya memang sangat memprihatinkan, Cuma dalam perkara
ini kita sudah menyurati atau memberi
laporan kepada pemerintah kabupaten Aceh Utara untuk segera di realisasikan,
Cuma kita lihat saja nanti
dalam tahun 2012 ini8 apakah ada dana yang kita usulkan ini dari
APBD 2012.” Ucap Camat.
Banjir
yang parah ini telah melanda kecamatan
lhoksukon berungkali disetiap tahun, meskipun demikian, warga sangat
mendesak pemda Aceh Utara guna secepatnya ditangani. Sementara hasil survei
Tim SAR banjir kali ini belum
berdampak negatif bagi warga, akan tetapi
kegelisahan warga bukan sekedar
harapan namun mereka terus mendesak sebelum
bencana ini merenggut korban. (Jamal)


