JANTHO, Aceh News
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar berhasil meraih penghargaan dari Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Republik Indonesia. Penghargaan yang diberikan atas penilaian keberhasilan Aceh Besar sebagai kabupaten terbaik dalam pelaksanaan program P2DTK (Percepatan Pembangunan Daerah Tertingal dan Khusus) atau SPADA (Support for Poor and Disad vantaged Areas).
Kabag Humas dan Protokol Pemkab Aceh Besar, Ridwan Jamil SSos MSi, mengatakan penghargaan yang diterima langsung Bupati Aceh Besar Dr H Bukhari Daud MEd dari Menteri Negara PDT, Ir H Ahmad Helmy Faishal Zaini, Rabu (14/12) di Jakarta dalam acara Lokakarya Nasional Hasil Pelaksanaan Program P2DTK yang dihadiri 51 Bupati dan Ketua DPRD serta 10 Gubernur dari seluruh Indonesia. “Penghargaan Ini diberikan atas kerja keras dan keberhasilan team work P2DTK Aceh Besar dalam mengelola kegiatan dan program yang diamanahkan Kementerian PDT dan unggul dari 51 kabupaten lain,” ungkap Ridwan Jamil mengutip peryataan Bupati Aceh Besar melalui telepon selular usai menerima penghargaan dari Menteri PDT.
Secara terpisah, Kepala Bappeda Aceh Besar, Ir Zulkifli Rasyid MSi, penanggungjawab P2DTK Aceh Besar didampingi Kasatker P2DTK, Ir Zakaria MT, yang dikonfirmasikan, bahwa pelaksanaan program P2DTK yang diamanahkan Kementerian PDT meliputi tiga bidang, yakni pendidikan, kesehatan dan infrastruktur dengan bantuan anggaran Rp 15, 594 milyar, untuk mempercepat pemulihan dan pertumbuhan sosial ekonomi daerah tertinggal. “Dana itu digunakan seperti rehab dan bangun sekolah, Puskesdes, dan pembangunan infrastruktur untuk mendukung kedua bidang tersebut,” tambah Ir Zakaria MT.
P2DTK sebagai salah satu Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) bertujuan untuk membentu pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan, tambah Zakaria. (Mariadi)


