SIGLI, Aceh News - Banjir melanda kawasan
desa Pulo Senong, Pulo Kawa,Pulo Mesjid Sa, Pulo Mesjid Dua, Kebun Nilam dan
Blang Malo, Ulee Gunong dan Gampong Krueng Seukek, yang terjadi pada sabtu sore
(25/02/2012) telah meluluhlantakkan sejumlah potensi desa, bukan hanya harta benda,
sandang pangan dan papan, banjir juga menggerus pondasi jembatan Kuala Pante
Blang Malo sehingga jembatan jalan provinsi itu hanyut dibawa banjir.Ironisnya memasuki
tanjakan kuala pante sisi badan jalan terlihat banyak longsor, sehingga
pengguna jalan dibantu TNI-Polri harus antri dibuat satu arus , sebab
dibeberapa titik badan jalan kian menyempit, namun dengan kesigapan TNI-Polri
dibantu Dinas BMCK Pidie, dengan menggunakan sejumlah alat berat Baikhu akses jalan yang sempat buntu
itu, minggu pagi (26/02/2012) sudah dapat dilalui
kenderaan roda dua dan roda empat.
Amatan Aceh News dilokasi terutama
disepanjang jalan dua desa Blang malo dan Kebun Nilam, sangat parah sebab
sebahagian kecil pinggir badan jalan amblas kejurang, disejumlah titik terlihat
aparat TNI-Polri ikut membantu baik dalam hal membersihkan rumah warga,
membersihkan jalan-jalan dan juga jalan hutan, sisi lain TNI-Polri sigap
dilokasi jembatan Kuala Pante, malah
Kapolres Pidie AKBP Dumadi SStMk bersama Kabag OP, Kompol Nazaruddin
,Kasatlantas AKP M.Dahlan juga Dandim Pidie Letkol Arh.Putut Wijaksono Hadi
berposko disana, bukan hanya kedua petinggi militer itu, kemarin selasa,
(28/2), Danrem Kolonel Inf.Abd Rachim siregar didampingi Dandim Pidie dan
pejabat teras TNI, sempat meninjau
lokasi banjir di kawasan tersebut.Ratusan TNI-Polri ikut membantu tercatat selain dari unsur Dandim, Danramil
juga dari TNI (Kompi C) bermarkas di Lingkok Kota Bakti, juga TNI (Kompi E)
berpusat di Turu Cut Kec.Mane turut membantu.Sedangkan Polri dari seluruh
jajarannya, personil berada dibawah Kabag Op, personil Polsek, Satlantas juga
ikut membantu ketertiban dan kelancaran
lalulintas. (Hs)

