Headlines News :
Home » , » PKK Kabupaten Simeulue adakan Beberapa Kegiatan

PKK Kabupaten Simeulue adakan Beberapa Kegiatan

Written By ichsan on Kamis, 22 Desember 2011 | 20.37


SINABANG, Aceh News - Peringatatan Hari Ibu (PHI ) ke-83, beberapa orang penggegas Penggerak PKK Kabupaten yang di Ketuai Juliani, Sridahlia dan  Nanik, mencoba menggalang dana dari para donator baik melalui Intansi Pemerintah Kabupaten Simeulue maupun non Pemerintah mereka bersama merayakan Hari bersejarah tersebut, peristiwa itu bukan hanya kaum Hawa saja akan tetapi kaum Laki- laki di manapun berada baik dalam negeri maupun luar Negeri.

Untuk pelaksanaannya mengadakan beberapa kegiatan antara lain, lomba Memasak, Makan kerupuk, mencuci kaki ibu (Anak dan Ibu) memberikan fitamin pada anak, serta Bola dansa. Kegiatan itu yang dilaksanakan di Desa Matanurung dan Busung, di gelar Minggu (18/12) untuk pemberian vitamin pada Anak dari merek K-Link. kegiatan PHI itu yang dapat di laksanakan panitia Empat Desa, yakni Desa Suka Maju dan Suka Karya, namun akan di rencanakan di Desa Lebang Hulu Kecamatan Teupah Barat sedangkan Desa Batu- Batu di Kecamatan Simeulue Timur.

Peringatan Hari Ibu (PHI) yang dilaksanakan setiap tahunnya pada Tanggal 22 Desember itu merupakan upaya bangsa Indonesia untuk mengenang dan menghargai perjuangan kaum perempuan Indonesia yang telah merebut kemerdekaan. Tentunya tekad dan perjuangan kaum perempuan Indonesia untuk mewujudkan kemerdekaan di landasi oleh cita- cita serta semangat persatuan dan kesatuan menuju kemerdekaan Indonesia yang aman, tentram, damai, adil dan  makmur dinyatakan semenjak Kongres Perempuan Indonesia yang pertama kali pada Tanggal 22 Desember 1928 di Yogyakarta.

Menurut, Nanik salah satu pengurus Kegiatan tersebut, pada Aceh News, Selasa 20/12 mengatakan, untuk  kegiatan Peringatan Hari Ibu ini, senantiasa menggugah ingatan dan pemikiran bahwa perjuangan Kaum Perempuan Indonesia ternyata sangat dirasakan mamfaat dan hasilnya, terutama oleh kaum perempuan pada khususnya bangsa Indonesia pada umumnya.

Namun demikian, tekad dan perjuangan kaum perempuan  untuk meningkatkan peranan dan kedudukan kaum perempuan Indonesia dalam segala aspek kehidupan terus berlanjut, terutama di bidang politik. Hal ini ditandai dengan lahirnya undang-undang nomor 2 tahun 2008 tentang partai politik, dengan prinsip yang menonjol yaitu adanya nuansa kaidah demokrasi yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat, aspirasi, keterbukaan, keadilan, tanggung jawab dan perlakuan tidak diskriminatif dalam NKRI. Undang-undang ini pun secara tegas mengatur bahwa pendirian dan pembentukan partai harus menyertakan paling rendah 30% keterwakilan perempuan (pasal 22 ayat 5, pasal 20 dan pasal 31 ayat 1 undang – undang nomor 2 tahun 2008 tentang partai politik.

Tujuan kegiatan meningkatkan kiprah perempuan Indonesia dalam berbagai aspek kehidupan keluarga, bermasyarakat , berbangsa dan bernegara serta pembangunan nasional yang berkelanjutan  guna tercapainya tujuan pembangunan nasional dan pembangunan millennium ( MDG) serta terwujudnya keadilan kesetaraan gender ( KKG) antara perempuan dan Laki- laki. (Sumadi)
Share this article :
 
Support : Redaksi | Iklan | Copyright © 2011. Aceh News - All Rights Reserved
Modify by Arifa